30 September 2006

Posted: November 14, 2008 in tulisan bebas
Tags: , , ,

41 tahun lalu, adalah hari di mana peristiwa yang disebut G30S terjadi. Pada hari itu, tentusaja aku belum lahir. Berita tentang peristiwa itu kudapat bukanlah dari hasil pengalaman ku langsung tetapi berasal dari pengetahuan-pengetahuan sejarah tentang peristiwa tersebut.

Kejadian tesebut digambarkan dan disugestikan ke dalam ingatanku begitu menyeramkan dan mengerikannya. Hasilnya, mungkin dirasakan oleh anak-anak sepantaranku, yaitu sangat membenci PKI. PKI digambarkan bagainkan sosok Kanibal yang kelaparan. Siap memakan manusia mentah-mentah. Tentu saja ha tersebut tidak membuatku heran kenapa PKI itu diburu, di penjara, dan dihukum mati. Saat mendengar PKI, seperti apapun orangnya, yang sekedar ikut-ikutan, yang sudah mengideologikannya, mereka digambarkan layak untuk dibunuh. Konsep PKI yang disebarkan memang tidak boleh hidup di Indonesia karena merusak kehidupan. Pemahaman ini masih terus berkemebnag sampai saat ini.

namun, sekarang pemahamanku mempertanyakan kembali perihal kekejaman PKI. di tengah pemburuan dan pembunuhan ribuan pengikut PKI yang dilakukan oleh rezim orde baru, sebenarnya siapa yang lebih kejam, orde baru atau PKI ? apakah memang dibenarkan menghabisi ribuan nyawa orang yang diduga PKI karena membunuh hanya 6 orang. Apakah memang semua orang PKI merencanakan pembunuhan tersebut ? jangan-jangan PKI hanya dijadikan korban kekesalan para TNI yang saat itu sedang pecah antara AD dengan AU.

Kalau memang kita adalah negara berdemokrasi yang meberikan kebebasan pada setiap individu untuk berseuara lantas kenapa mereka yang berpikiran komunis tidak dibolehkan ?

Saya tidak mau berasumsi macam-macam, tetapi sebelum 65, bangsa Indonesia bukan bangsa yang pro dengan Amerika. Saat itu pun perang dingin antara Unisoviet dan Amerika sedang pecah. Awal 65 adalah permulaan dimulainya perang dingin. Dan pada saat itu berbarengan datang tenatara Indonesia lulusan Amerika (lupa sapa orangnya). Coba kita pikirkan lagi, tiba-tiba saja setelah september 65, pelan-pelan kiblat Indonesia yang mengadopsi eropa tiba-tiba saja mengadopsi langsunng pemikiran Amerika dan menghilangkan sama sekali dunia komunis. Ingat keadaan tersebut pecah setalah perang dingin dikumandangkan antara Unisoviet dan Amerika. Aku tidak tahu apakah ada permainan tingkat tinggi terhadap peritiwa G 30s PKI ini. Apakah memang murni PKI ingin melakukan KUP ? secara logis, sulit sekali aku menerimanya, karena banyak kemugkinan-kemingkinan yang kupikrkan sepertinya juga logis.

Apakah salah jika seseorang memiliki pikiran Komunis ? manakah yang lebih manusiawi, PKI yang tidak pernah membunuh dengan negara yang sudah membunuh ratusan pengikut PKI ?

Saat itu PKI adalah partai yang menempati urutan ke3. berarti apa, berarti konsep komunis memnag secara tidak langsung setidaknya bisa menampung beberapa besar penduduk Indonesia ketimabang partai-partai lainnya yang berada di bawahnya. PKI saat itu adalah partai yang begitu kuatnya, dan jaman itu memang komunis berada pada tahap popueritasnya. Jika saja aku lahir saat itu mungkin aku akan bangga menjadi seorang PKI, karena partai ku adalah partai 3terbesar.

3terbesar, coba bayangkan, berapa nyawa yang melayang untuk mehilangkan partai tersebut. Anehnya lagi, jika memang PKI ingin melakukan kudeta, dan kudeta itu gagal, masa iya PKI sebagai partai terbesar ke3 tidak berusaha melakukan perlawanan. Setidak-tidaknya akan terjadi perang gerilya yangbertahun-tahun. Perkiraan ku, pengikut PKI itu lebih besar ketimbang Aceh Merdeka. Berapa tahunkah Aceh Merdeka mengadakan perlawanan terhadap pemerintah ? lama bukan, dan pemerintah sbenar-benar kewalahan memberantasnya. Kalau begitu, kenapa PKI yang jumlahnya lebih besar ktimabng Aceh Merdeka, tetapi mudah sekali untuk diberantas. Darimanakah keanehan ini berasal ?

bingung, benar bingung aku dibuatnya. Parahnya lagi, anak keturunan dari bekas pengikut PKI pun diikut sertakan sebagai anak orang bersalah sehingga dia juga harus mendapat sangsi. Gila, ini gila, apa yang dimengerti oleh anak-anak mereka. Bagaimana bisa seseorang yang tidak pernah melakukan kesalahan mendapatkan ganjaran atas perbuatan yang tidak pernah dia lakukan ? adakah yang salah dengan anak yang lahir dari rahim seorang pengikut PKI ? siapakh yang meminta mereka untuk lahir sebagai keturunan PKI ? anak seorang raja pun tidak pernah meminta kalau dia memang ingn dilahirkan dari seorang permausuri Raja. Gila, ini benar-benar hal yang di luar dari kewajaran…

Comments
  1. PKI adalah sebuah fenomena peng-kambinghitaman. Dalam sejarah kekuasaan raja-raja Jawa, peristiwa macam G30S PKI sudah banyak terjadi. Yang berbeda mungkin hanya jenis dan nama peristiwanya saja. Lalu, apa yang terjadi pada 2006 Dham? Gua kurang ngerti!

  2. idhamputra says:

    Ini tulisan gw thn 2006 Wan!
    Dan sifatnya iseng tapi serius.
    Hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s